Hembusan Angin Kencang dan Air Keruh Persulit Evakuasi Feri Tenggelam di Korsel
Hembusan Angin Kencang dan Air Keruh Persulit Evakuasi Feri Tenggelam di Korsel
"Penyelam militer telah berjuang melawan angin kencang dan gelombang. Mereka mencoba mengakses kapal tetapi tidak bisa masuk ke salah satu kabin," ujar Kepala Markas Coastguard Korea Selatan, Kim Soo-hyun, seperti dikutip dari BBC, Jumat (18/4/2014).
Lanjut, Kim mengatakan, seluruh tenaga telah dikerahkan untuk mencari korban yang belum selamat. Mereka mencari siang dan malam. Bahkan pihaknya juga menerjunkan 500 penyelam.
"Untuk melakukan pencarian, sekarang kita melibatkan lebih dari 500 penyelam, 171 kapal dan 29 pesawat," ucapnya.
Terkait penyebab kecelakaan itu, Kim belum bisa berkomentar. Saat ini dirinya akan fokus dalam pencarian.
Sementara itu Presiden Korsel, Park Geun-hye, mengatakan pencarian harus dilakukan secepat mungkin. Hal itu dilontarkan Park Geun saat mengunjungi korban kecelakaan feri.
"Setiap detik, setiap waktu sangat berharga," ucapnya.
25 orang dipastikan tewas dan 271 orang masih hilang dalam insiden yang terjadi pada Rabu 16 April kemarin. Kapal tujuan Pulau Jeju itu mengangkut 475 penumpang dan sampai saat ini petugas baru berhasil menyelamatkan 179 orang.
Komentar
Posting Komentar